mempelai









Di dunia yang luas ini, kami percaya tidak ada pertemuan yang kebetulan tanpa adanya garis takdir dari Tuhan. Dua anak yang bertemu saat menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama yang sama pada tahun 2013, berkenalan sehingga menjadi teman sebaya serta menjalin hubungan selayaknya remaja yang tidak tahu makna akan cinta. Hingga pada akhirnya berpisah dan meneruskan pendidikan masing-masing dengan cita-cita yang berbeda.
Perjalanan kami dimulai kembali dengan sapaan dari sosial media, seolah ada benang tak kasat mata yang telah mengikat sejak awal, membuat pertemuan itu terjadi lagi. Kami kembali menjalin hubungan yang dewasa, mengerti makna cinta sejati. Waktu demi waktu, kami belajar saling memahami, menerima, dan menghargai perbedaan. Sejak itu, kami sadar bahwa sejak awal Tuhan telah menyatukan takdir kami, memisahkan untuk sementara, lalu mempertemukan kembali agar kami berjalan bersama-Nya.
Sebentar lagi, kisah ini akan melangkah ke babak baru. Saat perjalanan menjadi satu tujuan, dan dua daging menjadi satu di dalam Tuhan. Seperti firman-Nya dalam Matius 19:6, ‘Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.’
– Metin Alfun, SH., MH
– Waldi Esmutar
– Alexsandri, S.hut
– Dedi Untung
– Junjung
– Diani Mika Lambang
– Dahlia Mika lambang A.md
– Murti Susilawati S.pd
– Kornelis Ranying.
– Guntur Ranying. S.Pd
– Darius Hindu. S.H.
– Simson Y. Muey.
– Ardius J. Motuh.S.Pd.
– Rean A.Tuwe.
Butuh buku tamu digital untuk hari-H? Coba Elliott Guestbook